UKW PWI Jateng-Semen Gresik Luluskan 17 Wartawan Kompeten Baru

Redaksi
0

17 wartawan dinyatakan kompeten dalam UKW Angkatan ke-42 PWI Jateng-PT Semen Gresik, memperkuat profesionalisme insan pers. Foto ist.

Semarang. EDUKASIA.ID – Sebanyak 17 wartawan dinyatakan kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-42 yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah bekerja sama dengan PT Semen Gresik di Hotel Whiz Semarang, selama dua hari, sejak Selasa 21 Juli 2026.

Sebanyak 17 peserta dinyatakan kompeten oleh tim asesor yang terdiri atas Sasongko Tedjo (jenjang Utama), Amir Machmud NS (Madya), dan Setiawan Hendra Kelana (Muda).

Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana mengatakan pelaksanaan UKW di Semarang menjadi catatan tersendiri karena merupakan UKW ke-864 yang digelar PWI secara nasional.

"Dengan bertambahnya 17 peserta yang lulus di Semarang, maka total wartawan kompeten di bawah naungan PWI secara nasional yang semula berjumlah 20.796 kini resmi bertambah menjadi 20.813 orang," ujarnya saat penutupan, Rabu 22 Juli 2026.

Ia mengapresiasi seluruh peserta yang dinyatakan kompeten sekaligus memberi semangat kepada satu peserta yang belum berhasil agar kembali mengikuti UKW pada kesempatan berikutnya.

Menurut pria yg kerap disapa Iwan tersebut, sertifikat kompetensi bukan sekadar tanda kelulusan, melainkan amanah untuk menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.

"Sertifikat dan kartu UKW ini adalah awal. Tugas besar sudah menanti, yaitu bagaimana para wartawan terus meningkatkan kualitas produk jurnalistik serta memastikan setiap karyanya mematuhi UU Pers, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan rambu-rambu hukum yang berlaku," tegasnya.

Sekretaris Dewan Penasihat PWI Pusat, Sasongko Tedjo, yang menutup kegiatan secara resmi, mengapresiasi konsistensi PWI Jawa Tengah bersama PT Semen Gresik dalam meningkatkan kompetensi wartawan melalui penyelenggaraan UKW secara berkelanjutan.

Sementara itu, peserta jenjang Utama, Kepala Biro Kota Suara Merdeka Rony Yuwono, mengaku memperoleh banyak pengalaman baru selama mengikuti UKW.

"Kesadaran berjurnalistik, pemahaman kode etik, dan hukum pers saya jadi jauh lebih segar," katanya.

Menurut Rony, diskusi bersama penguji Sasongko Tedjo membuka perspektif baru, terutama dalam menyusun tajuk rencana, menganalisis kebijakan redaksi, hingga merancang kanal pemberitaan. Ia juga menilai materi penyusunan liputan investigasi menjadi tantangan sekaligus pengalaman yang sangat berharga.

Peserta jenjang Madya, M. Tohri dari Kabar24.com, menilai materi UKW relevan dengan perkembangan media digital saat ini.

"Materi UKW ini sangat menantang karena banyak berfokus pada media siber. Saya mendapat banyak sekali bekal pembelajaran dari sini dan berharap rekan-rekan wartawan di Kebumen kelak bisa mendapatkan kesempatan berharga yang sama," tuturnya.

Peserta jenjang Muda, Sudarno dari Pikiran Rakyat Jateng, juga mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti UKW.

Menurutnya, atmosfer ujian tidak hanya menguji kemampuan teknis jurnalistik, tetapi juga mental dan pemahaman terhadap etika profesi. Pengalaman tersebut diyakini menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas kerja jurnalistik ke depan.

Penutupan UKW turut dihadiri Ketua Dewan Kehormatan PWI Jawa Tengah Amir Machmud NS, Sekretaris PWI Jawa Tengah Achmad Ris Ediyanto, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Alkomari, Wakil Ketua Bidang Organisasi Sunarto, Wakil Sekretaris Suparningsih, serta Ketua Badan Khusus UKW R. Widiyartono.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top