Program Beasiswa Unggulan Bupati Tegal Satu Desa Satu Sarjana (Sadesa). Foto Pemrov Jateng.
SLAWI, EDUKASIA.ID - Sebanyak 362 putra-putri Kabupaten Tegal mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Program Beasiswa Unggulan Bupati Tegal Satu Desa Satu Sarjana (Sadesa) tahun ini melibatkan tujuh kampus mitra.
Jumlah penerima beasiswa Sadesa meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, program ini diberikan kepada 287 pelajar.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Ischak Maulana Rohman mengatakan dari 362 penerima tahun ini, sebanyak 347 orang mendapat dukungan pembiayaan dari Pemkab Tegal. Sedangkan 15 lainnya didukung Poltek Purbaya.
Salah satu penerima beasiswa adalah Riska Amalia Febriana. Warga Kabupaten Tegal itu kini bisa melanjutkan kuliah di Universitas Pancasakti Tegal, Program Studi Pendidikan Matematika.
Riska mengaku senang karena mendapat kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi melalui program tersebut.
“Saya sangat senang dengan adanya program beasiswa Sadesa ini karena saya dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Saya berharap setelah lulus nanti dapat menjadi tenaga pendidik yang bisa berkontribusi bagi anak-anak lainnya,” ujar Riska, usai menerima Surat Keputusan Bupati Tegal tentang Penerimaan Beasiswa Unggulan Bupati Tegal Satu Desa Satu Sarjana (Sadesa), di Kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten Tegal, Jumat, 21 Agustus 2026.
Cerita serupa datang dari Selvi Dwi Rahmawati, warga Desa Bogares Kidul, Kecamatan Pangkah. Selvi akan menempuh pendidikan di Universitas Bhamada dengan mengambil Program Studi Psikologi.
Bagi Selvi, beasiswa Sadesa menjadi jalan untuk mewujudkan impiannya berkuliah.
“Bagi saya, Sadesa merupakan jembatan untuk mengubah nasib menjadi lebih baik. Sebagai anak desa, melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi adalah sebuah mimpi, dan sekarang saya bisa mewujudkan mimpi tersebut,” ungkap Selvi.
Ischak mengatakan program Sadesa menjadi bagian dari upaya Pemkab Tegal membuka akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi penting untuk menyiapkan generasi penerus.
“Pemerintah Kabupaten Tegal memandang pendidikan merupakan investasi paling penting dalam membangun masa depan daerah. Pembangunan tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik, tetapi bagaimana kita menyiapkan generasi muda yang berkarakter, kompeten, dan berdaya saing,” bebernya.
Tahun ini ada tujuh perguruan tinggi yang menjadi mitra program Sadesa. Kampus tersebut yakni Universitas Bhamada, STKIP NU, Poltek Purbaya, Universitas Muhammadiyah Tegal, Universitas Harkat Negeri, Universitas Pancasakti Tegal, dan Universitas IBN.
Pemkab Tegal berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada pemberian beasiswa. Para mahasiswa diharapkan bisa tumbuh menjadi lulusan yang memiliki kompetensi dan nantinya ikut membangun daerah.
“Saya berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti pada penyelenggaraan pendidikan dan program beasiswa saja, tetapi benar-benar mampu menghasilkan lulusan yang berkarakter, memiliki integritas, kompetensi, dan pada waktunya mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan desa dan Kabupaten Tegal,” ujarnya.
Ischak juga berpesan kepada penerima beasiswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin. Selain kemampuan akademik, mahasiswa diminta mengasah komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, literasi digital, dan kepedulian sosial.
“Jadilah mahasiswa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap permasalahan di masyarakat. Dan satu hal yang tak kalah penting, dari mana kalian berasal, ketika nanti telah meraih gelar, ilmu, dan pengalaman, dapat kembali memberi manfaat bagi keluarga dan masyarakat Kabupaten Tegal,” pesannya.



Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.