UIN SATU Tulungagung menjajaki kerja sama akademik dengan Western Sydney University (WSU) untuk memperkuat riset, publikasi internasional, kompetensi dosen, dan pengembangan program studi baru. Foto ist.
Surabaya. EDUKASIA.ID - UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung menjajaki kerja sama akademik dengan Western Sydney University (WSU) untuk memperkuat kapasitas dosen, riset, publikasi ilmiah, hingga pengembangan program studi baru.
Penjajakan tersebut dilakukan dalam pertemuan perwakilan UIN se-Jawa Timur dengan WSU di Kampus WSU Surabaya, Jumat, 21 Agustus 2026. Pertemuan itu turut dihadiri Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Arskal Salim.
Prof. Arskal menilai pertemuan tersebut menjadi momentum bagi perguruan tinggi Islam negeri di Jawa Timur untuk memperluas jejaring akademik internasional.
“Ini adalah kesempatan bagi UIN di Jawa Timur untuk melakukan kerja sama dengan jaringan internasional, khususnya dengan WSU. Kami mendorong agar kerja sama ini segera ditindaklanjuti secara konkret,” ujar Prof. Arskal.
Bagi UIN SATU, kerja sama internasional menjadi bagian dari proses penguatan institusi setelah bertransformasi dari institut menjadi universitas.
Rektor UIN SATU Tulungagung, Prof. Abd Aziz, mengatakan pihaknya terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri. Menurutnya, jejaring tersebut penting untuk meningkatkan mutu akademik sekaligus memperkuat reputasi kampus.
“Kami terus melakukan penjajakan kerja sama dengan berbagai kampus luar negeri. Hal ini kami lakukan agar kampus semakin memiliki reputasi akademik yang baik dan memiliki kualitas yang bermutu,” ujar Prof. Abd Aziz.
Ia berharap penjajakan dengan WSU tidak berhenti pada pertemuan, tetapi segera diwujudkan melalui program yang dapat dirasakan langsung oleh sivitas akademika.
Salah satunya melalui keterlibatan akademisi WSU dalam pengembangan program studi dan peningkatan kompetensi dosen.
“Kehadiran para ahli dari WSU akan sangat membantu kami dalam mengembangkan program studi dan meningkatkan kualitas dosen,” jelasnya.
Bidik Riset hingga Publikasi Internasional
Dari pihak WSU, Prof. Adam menyatakan kesiapan untuk mendukung penguatan kapasitas akademik UIN SATU. Bentuk dukungan yang dibahas antara lain kuliah tamu, pelatihan riset, workshop, dan penguatan publikasi ilmiah internasional.
“Kami ingin membantu membuat program yang lebih fokus sesuai kebutuhan staf di UIN, terutama untuk meningkatkan publikasi dan kepercayaan diri dalam riset. Kami sudah pernah melakukan workshop dan itu berjalan sangat baik,” kata Prof. Adam.
Menurutnya, penguatan kapasitas akademik juga tidak dapat dilepaskan dari tata kelola perguruan tinggi.
“Saya sangat bersemangat tentang bagaimana kita menggunakan governance untuk benar-benar berinteraksi satu sama lain,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah bidang yang berpotensi dikembangkan melalui kerja sama. WSU juga membuka peluang untuk mendukung pengembangan program studi baru di UIN SATU, terutama pada bidang teknologi, ekonomi, dan bisnis.
Bidang yang turut menjadi perhatian antara lain keuangan syariah dan cyber.
Kolaborasi tersebut juga berpeluang menghadirkan akademisi WSU ke Tulungagung untuk mengisi kuliah tamu maupun workshop. Skema ini diharapkan dapat mempertemukan sivitas akademika UIN SATU dengan perspektif dan pengalaman akademik internasional tanpa harus selalu dilakukan di luar negeri.
Di sisi lain, WSU memperkenalkan perkembangan kampusnya di Surabaya yang kini telah menerima mahasiswa baru. WSU juga telah memiliki kehadiran di Vietnam dan berencana membuka kampus di India pada tahun depan.
Perwakilan WSU menyatakan Kampus Surabaya ingin menjadi bagian dari penguatan jejaring perguruan tinggi di Jawa Timur.
“Kami ingin Kampus WSU Surabaya menjadi rumah bagi mitra-mitra dari UIN. Kami ingin dekat di hati, menjadi teman, rekan, dan mitra strategis untuk memajukan pendidikan tinggi di Jawa Timur,” ujar perwakilan WSU.




Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.