Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Disabilitas Tahun 2026 bagi mahasiswa penyandang disabilitas. Foto Kemendikdasmen.
Jakarta, EDUKASIA.ID - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka pendaftaran Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Disabilitas 2026.
Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Disabilitas Tahun 2026 bagi mahasiswa penyandang disabilitas.
Pendaftaran berlangsung 28 September hingga 9 Oktober 2026. Program ini ditujukan bagi mahasiswa penyandang disabilitas yang sedang menempuh pendidikan tinggi.
Penerima nantinya mendapat bantuan biaya pendidikan sekaligus biaya hidup. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa penyandang disabilitas.
Lantas, apa saja syarat dan bagaimana cara mendaftarnya?
Syarat ADik Disabilitas 2026
Calon penerima harus memenuhi sejumlah ketentuan berikut:- Mahasiswa penyandang disabilitas aktif yang sedang menempuh pendidikan D3 atau D4/S1.
- Telah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui semua jalur masuk perguruan tinggi pada program studi terakreditasi.
- Tercatat sebagai mahasiswa aktif dalam PDDikti Kemdiktisaintek.
- Terdaftar dalam sistem Beasiswa ADik.
- Memiliki surat keterangan sesuai kondisi disabilitas.
- Tidak sedang menerima bantuan pendidikan atau beasiswa lain yang bersumber dari APBN.
- Bersedia menandatangani surat perjanjian kinerja jika ditetapkan sebagai penerima.
Ragam Disabilitas
Beasiswa ini mencakup empat kelompok disabilitas, yakni:1. Disabilitas fisik: amputasi, lumpuh layuh atau kaku, paraplegi, cerebral palsy, akibat stroke, akibat kusta, dan orang kecil.
2. Disabilitas intelektual: lambat belajar, disabilitas grahita, dan Down syndrome.
3. Disabilitas mental: psikososial seperti skizofrenia serta disabilitas perkembangan yang berpengaruh pada kemampuan interaksi sosial seperti autisme.
4. Disabilitas sensorik: netra, rungu, dan wicara.
Ragam disabilitas tersebut dapat dialami secara tunggal, ganda, atau multi dalam jangka waktu lama sesuai penetapan tenaga medis dan ketentuan perundang-undangan.
Peserta juga wajib melengkapi surat pernyataan sesuai format yang tersedia serta surat keterangan dari lembaga atau profesi yang memiliki kompetensi dalam melakukan penilaian status penyandang disabilitas.
Bentuk Bantuan
Ada dua bantuan yang diberikan kepada penerima ADik Disabilitas 2026:- Biaya pendidikan, disalurkan langsung kepada perguruan tinggi setiap semester.
- Biaya hidup, diberikan langsung kepada penerima satu kali setiap semester melalui rekening penerima.
Besaran biaya hidup ditetapkan oleh Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT).
Cara Daftar
Mahasiswa tidak melakukan pendaftaran secara mandiri.Perguruan tinggi yang akan mengajukan calon penerima melalui sistem Beasiswa ADik. Mahasiswa yang memenuhi syarat dapat menghubungi pengelola beasiswa di kampus masing-masing untuk didata dan didaftarkan.
Sistem Beasiswa ADik dapat diakses melalui laman resmi Kemdiktisaintek.
Jadwal ADik Disabilitas 2026
- Pendaftaran: 28 September-9 Oktober 2026- Verifikasi dan validasi berkas: 10-13 Oktober 2026
- Seleksi ADik Disabilitas: 14-16 Oktober 2026
Informasi lengkap mengenai panduan dan ketentuan Beasiswa ADik Disabilitas 2026 dapat dilihat melalui laman resmi ADik Kemdiktisaintek.




Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.