Gunung Krakatau Erupsi, Ini 5 Tips Lindungi Diri dari Abu Vulkanik

Arifah
0


Gunung Anak Krakatau kembali erupsi. Foto BNBP.

EDUKASIA.ID - Gunung Anak Krakatau kembali erupsi. Aktivitas vulkanik mulai terjadi pada Jumat, 4 September 2026 malam dan masih berlanjut.

Erupsi tersebut juga membawa material vulkanik yang perlu diwaspadai masyarakat, terutama abu vulkanik.

Adapun abu vulkanik menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai setelah aktivitas erupsi gunung api. Partikel yang terbawa ke udara tersebut bisa mengganggu kesehatan, terutama mata, kulit, dan saluran pernapasan.

Menurut dr. Kartika Mayasari dari KlikDokter, abu vulkanik mengandung unsur berbahaya yang dapat mengancam kesehatan tubuh dan lingkungan yang dilewatinya.

Paparan abu vulkanik dapat memicu sejumlah gangguan kesehatan. Di antaranya penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), gangguan paru-paru, hingga masalah pada mata.

Lantas, bagaimana cara melindungi diri dari paparan abu vulkanik?

Berikut sejumlah langkah yang bisa dilakukan:

1. Tutup pintu dan jendela

Abu vulkanik bisa masuk ke dalam rumah melalui celah pintu, jendela, maupun ventilasi. Karena itu, tutup rapat pintu dan jendela untuk mengurangi masuknya abu ke dalam rumah.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) juga menganjurkan agar unit pemanas dan pendingin udara dimatikan, termasuk kipas angin.

2. Pakai masker dan kacamata

Jangan langsung melepas perlindungan ketika abu vulkanik sudah tidak terlihat. Saat harus beraktivitas di luar rumah, gunakan masker dan kacamata.

Masker membantu mengurangi paparan partikel abu ke saluran pernapasan. Sementara kacamata dapat melindungi mata dari abu yang masih terbawa udara.

Penggunaan perlindungan tersebut sebaiknya dilakukan hingga kondisi dinyatakan kembali normal.

3. Kenakan pakaian tertutup

Lindungi kulit dengan mengenakan pakaian tertutup. Pilih pakaian yang menutupi tubuh dari bagian atas hingga kaki ketika harus berada di luar rumah.

Cara ini membantu mengurangi kontak langsung kulit dengan abu vulkanik yang masih berada di lingkungan sekitar.

4. Segera mandi dan ganti pakaian

Abu vulkanik dapat menempel di rambut, pakaian, maupun bagian tubuh tertentu tanpa disadari.

Karena itu, segera mandi setelah beraktivitas di luar dan ganti pakaian yang digunakan. Bersihkan tubuh secara menyeluruh menggunakan sabun dan rambut dengan sampo agar partikel abu tidak tertinggal.

Langkah ini juga membantu mencegah partikel abu terhirup setelah menempel pada tubuh atau pakaian.

5. Bersihkan abu di rumah

Jangan membiarkan abu vulkanik menumpuk di sekitar rumah. Bersihkan bagian dalam dan luar rumah, termasuk atap, jendela, ventilasi, serta bagian lain yang terkena abu.

Penumpukan abu di atap juga perlu diperhatikan karena bobotnya dapat menambah beban struktur bangunan.

Saat membersihkan, tetap gunakan perlindungan seperti pakaian tertutup, alas kaki, kacamata, topi, dan sarung tangan.

Itulah 5 tips yang bisa dilakukan untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik. Tetap gunakan perlindungan saat beraktivitas dan ikuti informasi serta arahan resmi dari pihak berwenang hingga kondisi dinyatakan aman ya!

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top