Hanya 100 yang Lolos dari 3.438 Pendaftar Beasiswa Banpin Bekasi

Arifah
0


Penerima Beasiswa Pasti Pintar (Banpin) Tahun 2026. Foto Pemkot Bekasi.

Bekasi, EDUKASIA.ID - Sebanyak 100 mahasiswa Kabupaten Bekasi ditetapkan sebagai penerima Beasiswa Pasti Pintar (Banpin) Tahun 2026.

Mereka terpilih setelah bersaing dengan 3.438 pemuda yang mendaftar program bantuan pendidikan tersebut.

Proses seleksi dilakukan secara bertahap. Dari ribuan pendaftar, sebanyak 1.300 peserta dinyatakan lolos verifikasi administrasi untuk mengikuti tahapan berikutnya.

Selanjutnya, 668 peserta mengikuti wawancara hingga akhirnya 100 mahasiswa ditetapkan sebagai penerima Banpin 2026.

“Dari 3.438 yang mendaftar, terseleksi melalui sistem sebanyak 1.300 peserta dan mengikuti wawancara kurang lebih 668 orang. Pada hari ini telah ditetapkan 100 mahasiswa penerima Beasiswa Pasti Pintar Tahun 2026,” jelas Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi Iman Nugraha.

Tingginya jumlah pendaftar dinilai menunjukkan besarnya minat mahasiswa sekaligus kebutuhan terhadap dukungan pembiayaan pendidikan di Kabupaten Bekasi.

Iman mengatakan penerima beasiswa tidak hanya mendapatkan bantuan biaya pendidikan. Perkembangan akademik mereka juga akan dipantau secara berkala bersama perguruan tinggi tempat masing-masing mahasiswa menempuh pendidikan.

Pemantauan dilakukan setiap semester dengan melihat capaian indeks prestasi kumulatif (IPK). Mahasiswa perguruan tinggi negeri diwajibkan mempertahankan IPK minimal 2,75, sedangkan mahasiswa perguruan tinggi swasta minimal 3,00.

Jika capaian akademik berada di bawah ketentuan, status pemberian beasiswa dapat dievaluasi.

“Prestasi yang sudah ada tetap harus dipertahankan karena setiap semester akan dievaluasi. Ketika berada di bawah ketentuan, beasiswa akan dievaluasi dan ditinjau ulang,” kata Iman.

Untuk mendukung proses pemantauan, Disbudpora juga menyiapkan kerja sama dengan perguruan tinggi negeri maupun swasta. Kerja sama tersebut ditujukan untuk mempermudah pengawasan perkembangan akademik para penerima Banpin.

Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan program Banpin merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah bagi mahasiswa berprestasi agar dapat melanjutkan pendidikan.

“Kami percaya bahwa investasi terbaik untuk masa depan daerah adalah investasi sumber daya manusia,” ujar Asep.

Ia meminta mahasiswa penerima Banpin memanfaatkan bantuan tersebut dengan sungguh-sungguh. Selain menyelesaikan pendidikan tepat waktu, penerima juga didorong mengembangkan kemampuan yang nantinya bermanfaat bagi masyarakat.

“Manfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya. Fokus menuntut ilmu, kembangkan kompetensi, jaga nama baik Bekasi dan jadilah agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat luas,” katanya.

Asep juga mengingatkan penerima agar menjaga komitmen akademiknya selama memperoleh bantuan pendidikan.

“Pergunakan dengan baik, belajar dengan baik dan tekun. Komitmen ini harus dijaga dan harus dipegang oleh mahasiswa yang mendapatkan beasiswa,” tegas Asep.

Penetapan 100 penerima Banpin berlangsung di Gedung Wibawa Mukti, Kecamatan Cikarang Pusat, pada 4 September 2026.

Besarnya antusiasme masyarakat dalam program tahun ini menjadi bahan evaluasi Pemkab Bekasi untuk mengembangkan sekaligus memperluas program Banpin pada tahun berikutnya.

Posting Komentar

0 Komentar

Komentar menggunakan bahasa sopan dan tidak mengandung unsur SARA. Redaksi berhak mengedit komentar apabila kurang layak tayang.

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top